Rabu, 31 Mei 2017

WRONGLY GIVEN LOVE Chapter 1



WRONGLY GIVEN LOVE














Author : Lee JinYun    

          
Raiting : T&M



Semua nama yang di pakai dalam cerita ini hanya meminjam tanpa ada maksud tertentu. Semua marga yang diubah hanya digunakan demi kelangsungan cerita dan hanya berlaku di khayalan penulis saja dan tidak berlaku didunia nyata milik sang Artis. Cerita ini murni karangan penulis sesuai dengan khayalan penulis itu sendiri. Dan maaf jika ada ejaan atau kosakata yang kurang pas karena penulis masih dalam tahap belajar.

Happy Reading. Readers-ssi,


            Semua berjalan dengan tenang saat mereka berumur 16 tahun , sampai suatu hari setelah hari ulang tahun mereka yang ke-17. Sang dongsaeng berkata kepada hyungnya yang kelahirannya hanya berselisih 1 jam lebih 35 menit darinya”Saranghae nae hyungie”. “nado saranghae nae dongsaeng”. Dan sang hyung mengartikan pernyataan tersebut sebagai pernyataan cinta untuk saudara tanpa mengetahui maksud pernyataan sang adik tersebut.



Chapter 1.

Shinki high school 20 Desember 2007
            Tampak seorang namja Cantik bermarga Kim menggandeng tanggan Seorang namja tampan berpipi cubby yang  biasa ia panggil hyung yang tak lain adalah saudara kembarnya sendiri. “hyung, sebentar lagi umur kita 18 tahun, hyung ingin minta permohonan apa di hari ulang tahun kita?”tanya sang donsaeng kepada hyung-nya yang duduk dibawah pohon di taman belakang sekolah mereka. “aku hanya ingin keluarga kita bisa berkumpul lagi dan merayakannya bersama-sama seperti 10 tahun lalu Key!” ucap sang hyung sambil memandang awan. “Lalu kau ingin apa di hari ulang tahun kita?” tanya sang Hyung kepada namja yang dipanggil Key tersebut.
  Kedua orang tua mereka memang sangat sibuk sang Appa bekerja sebagai direktur Kim-Crop sedangkan Sang Umma bekerja sebagai model kelas atas karena kesibukan kedua orang tua mereka, kakak beradik tersebut diasuh oleh pelayan di rumah mereka, keduanya hidup saling melengkapi dan melindungi satu sama lain hingga perasaan yang seharusnya tidak boleh hadir diantara mereka tumbuh. Akan tetapi hanya sepihak. Namja yang dipanggil Key tersebut menjawab pertanyaan sang hyung sambil memandang langit dengan tatapan sendu “nde aku juga menginginkan hal itu terjadi hyung! Dan aku ingin kita bisa bersama selamanya!”. Ucap Key lalu terdiam. ”Aku juga berharap jika suatu saat nanti kau tahu bahwa aku sangat mencintamu Onew hyung saudara kandungku sendiri!” tambah Key dalam hati.
Perasaan ini seharusnya tidak boleh ada di antara mereka, tapi apa daya mereka hanya manusia yang tak bisa melawan takdir yang telah digariskan oleh Tuhan. “hahahaha... aku tak kan pergi kemana-mana Key-ah aku akan tetap bersamamu kapanpun itu, karena kita adalah saudara!” ucap namja yang dipanggil Onew sambil memeluk Key yang duduk di sampingnya. “kau tak akan bisa berkata seperti itu, jika suatu saat nanti kau harus meninggalkanku demi yeoja ataupun namja yang akan menjadi pendamping hidupmu hyung, dan hatiku akan mati saat itu juga!” batin Key miris. ”kajja hari sudah senja kita pulang sebelum eomma nan appa pulang dari paris!” ucap Onew menlepaskan pelukannya dari tubuh Key. ”arra,arra hyungku yang gendut, kajja!” ucap Key menggoda sang hyung. “MWO! Apa? Aku gendut? YA... Kucing kemari kau! Akan ku beri pelajaran kau. YA.. jangan lari YA..!” teriak Onew sambil mengejar Key yang sudah bankit dan lari terlebih dahulu.
Senja disore itu mengiringi dua bersaudara tersebut menuju rumah mereka, sesuet warna orange yang begitu indah bagaikan lukisan diatas kanvas melatar belakangi langkah hyung dan dongsaeng tersebut.

Malam hari dikediaman Kim Family,

            Langit menumpahkan tangisannya, suara petir yang disertai kilat menyambar-nyambar diluar . Cuaca malam ini sungguh sangat tidak bersahabat, padahal sore tadi cuaca masih cerah dan tak ada tanda-tanda akan turun hujan malam ini. Namun, cuaca sepertinya tidak bisa di tebak malam ini. Seharusnya, nyonya dan tuan Kim atau eomma nan appa Key dan Onew pulang dari Paris akan tetapi karena hujan lebat di luar sana mereka memlih menginap dihotel yang dekat dengan bandara dari pada memaksakan untuk pulang ke kediaman Kim.
            Suara petir yang mengelegar membuat tidur Key terganggu, ia terbangun dan tidak mendapati sang hyung disampingnya. Biasanya jika hujan lebat dan berpetir seperti ini, sang hyung menyusup kekamarnya dan memeluknya agar ia tidak takut ketika terbangun nanti. ”h-hyung..? h-hyung eo-eodiga?” ucap Key terbata sambil menuruni tempat tidurnya menuju pintu kamar. Ia mencoba mencari sang hyung dikamar sebelahnya, yang tak lain adalah kamar Onew sendiri!. Ketika akan melangkahkan kakinya menuju pintu kamar Onew tiba-tiba semua lampu yang ada di rumahnya mati dan “CCTARRR..~” suara petir mengelegar keras. “BRUKKH” tubuh Key bergetar dan jatuh didepan kamar sang hyung “H-hyung a-aku ta-takut!” ucap Key pelan dengan bibir bergetar. Tak berapa lama kemudian datang Onew yang langsung memeluk tubuh Key yang bergetar dari belakang. ”gawenchana Key ada hyung di sini! Mian hyung tadi sedang didapur!” ucap Onew sambil mengeratkan pelukannya dan mencium pucuk kepala Key. Mendapati kehadiran sang hyung dibelakangnya tubuh Key berangsur-angsur normal dan tidak bergetar lagi. ”h-hyung a-aku takut-t..!ja-jangan ti-tinggalkan aku sendirian lagi!” kata Key lirh sambil berbalik dan memeluk Onew erat. Onew membalas pelukan Key lalu menggendongnya memasuki kamarnya dan mendudukannya diatas tempat tidur. ”nde Key! Jja, tidurlah! Aku akan menemanimu!” ucap Onew sambil merebahkan tubuhnya dan Key diatas tempat tidur. Key menuruti ucapan sang hyung sambil menganggukan kepalanya pelan.
            Memang sejak kecil Key takut dengan petir karena ia sesuatu kejadian yang tak bisa dijabaran dengan kata-kata. Hingga saat ini ketakutan itu menjadi phobia yang tak bisa di hilangkan. Dan Onew hanya bisa menghela nafas ketika ia rasa Key sudah tertidur dengan keadaan memeluknya.
            Malam pun berganti pagi, cicitan burung terdengar jelas dari arah balkon kamar tempat Key dan Onew tertidur. Ketika pertama kali Key membuka matanya ia mendapat wajah Onew yang tengah tertidur damai. “neomu-neomu meosjin!” gunam Key pelan. “hyung-ah sarangahe ,saranghae yeongwonie! Hanya itu yang bisa aku ucapkan setiap menatapmu, andai engkau tahu aku mencintaimu lebih dari yang engkau tahu!, aku mencintaimu seperti seorang yeoja kepada seorang namja yang disukainya! Walaupun pada kenyataanya aku adalah seorang namja! Mungkin aku hanya seorang namja bodoh yang mencintai hyungnya sendiri, dan aku sadar bahwa ini salah tidak seharusnya aku mencintaimu hyung. Tapi  aku tidak bisa menahan perasaan yang semakin hari semakin besar! Mungkin ini adalah cinta sepihak, tapi bolehkah aku berharap kau membalas perasaanku walaupun hanya sesaat hyung-ie!” kata Key dalam hati. Dan tanpa Key sadari airmatanya jatuh dan mengenai pipi chubby Onew yang tengah tertidur. Merasakan ada sesuatu yang basah mengenai pipi chubbynya membuat Onew terbangun dari tidurnya. ”Key-ah gawenchanna?” tanya Onew panik karena mendapati wajah Key yang basah berlinang airmata tepat didepan wajahnya.
            Onew bingung sedangkan Key hanya diam tidak menjawab semua pertanyaan Onew. ”hiks....!” isak Key lirih. “Ya.. Key jawab hyung! wae unneunggeoya?” kata Onew sambil mendudukan tubuhnya dan Key, Onew menghapus airmata Key akan tetapi bukan malah berhenti tangisan Key semakin keras “hwaaaaa... hikz...H-hyung. hiks...!” tangis Key pecah. Onew panik karena tangis Key makin keras “ya... ya..! Key-ah! Jangan menangis aku mohon maafkan hyung. ne? Jika hyung punya salah denganmu!” ucap Onew sambil memeluk Key erat. “hikz.. hik.. h..hyung ja..jahat mengapa semalam meninggalkan aku sendiri dikamar hikz... ku kira hyung pergi meninggalkan aku sendiri dirumah” kata Key dengan masih terisak. Sontak perkataan Key menohok Onew “mianhae Key bukan maksud hyung untuk meninggalkanmu, tadi malam hyung berencana membuat coklat panas didapur. Tapi ketika hyung mendengar suara petir yang mengelegar serta lampu yang tiba-tiba mati, hyung ingat kalau kau masih tertidur dikamar maka dari itu hyung menyusulmu dan malah menemukanmu jatuh terduduk di depan kamar hyung!” terang Onew kepada Key yang masih terisak pelan.
            Hari ini adalah hari libur. Jadi Onew dan Key tidak perlu berangkat ke sekolah. Setelah membersihkan diri dan sarapan mereka berdua duduk diruang keluarga sambil menunggu eomma nan appa mereka pulang ke kediaman Kim. “aish...! katanya eomma nan appa akan pulang pagi ini! Tapi, kenapa belum sampai-sampai juga? Apa jarak incheon dengan kediaman Kim seperti jarak Seoul dengan Deagu?” kata Onew sambil menggaruk-garuk kepalanya tanda kalau ia bosan atau sedang bingung. Sedangakan Key yang tadi terfokus dengan televisinya, kini tegah menatap hyungnya dengan tatapan jenggah. Karena sendari 10 menit yang lalu Onew mengatakan kata-kata tersebut secara berulang ulang. Dan hey... itu menganggu moodnya untuk menonton acara televisi favoritenya. “mungkin eomma nan appa sedang terjebak macet hyung! makannya lama sampainya!” ucap Key tenang. “tapi...! aish...!” kata Onew sambil menatap Key lekat. “tapi apa hyung?” tanya Key kepada Onew. “tapi, oleh-oleh yang eomma belikan dari paris, aku ingin melihatnya!” ucap Onew kepada Key. “memangnya oleh-oleh apa yang hyung minta dari eomma?” tanya key penasaran. “itu...! aku minta miniatur menara eefel dan juga beberapa miniatur lainnya yang khas dari negara yang akrab disapa sebagai pusat fashion dunia itu Key!” ucap Onew dengan logat yang lucu. Sontak perkataan itu membuat Key tertawa terbahak-bahak ia tidak menyangka bahwa kebiasaan hyungnya yang satu ini tidak bisa hilang. Yaitu gemar mengoleksi miniatur-miniatur lucu ataupun unik dari berbagai negara.
Memang setiap kedua orang tua merea melakukan perjalanan bisnis ataupun menghadiri acara-acara tertentu diberbagai negara. Onew pasti akan meminta oleh-oleh miniatur-miniatur yang khas dari negara yang dikunjungi oleh kedua orang tua mereka, dan yah.. awalnya tidak masalah bagi kedua orang tua mereka. Tapi lama-lama kebiasaan Onew ini memberikan dampak bagi kamar Onew dikediaman Kim yang penuh dengan berbagai piala dan miniatur bahkan beberapa diantaranya dipindahkan diruang khusus untuk menyimpan miniatur-miniatur tersebut.
Key menghentikan tawanya dengan perlahan “bukankah hyung sudah berjanji kepada appa untuk tidak menambah koleksi hyung yang satu itu?” tanya Key heran kepada Onew. “arra,arra aku memeng berjanji tapi setelah ulang tahun kita berdua yang ke-17 aku tidak akan meminta untuk dibelikan miniatur lagi!” ucap Onew kepada Key. ”Ya...! hyung membohongi appa!, katanya miniatur dari Barcelona bulan lalu adalah yang terakhir!” kata Key bingung. ”aniyo! aku kan hanya berjanji dengan appa bukan dengan eomma!” ucap Onew santai. ”Ya...! hyung bagaimana bisa begitu?” tanya Key lagi. ”bisa..! nyatanya eomma tetap membelikan pesanankukan? We....!” ejek Onew kepada Key. ”YA!” teriak key tidak terima diejek oleh sang hyung.

23 Desember 2007,

            Hari ini adalah hari ulang tahun Key dan Onew yang ke-17. Malam ini mereka akan mengadakan pesta perayaan dikediaman Kim. Beberapa teman sekolah dan saudara mereka di undang untuk pesta nanti malam bahkan Halemoni dan Haraboji Kim pun akan datang ke pesta ulang tahun mereka nanti malam. Dan juga beberapa teman kerja serta relasi bisnis kedua orang tuanya pun turut diundang. Eomma nan appa Key dan Onew  akan membuat pesta besar-besaran karena nanti malam mereka akan menyampaikan pengumuman penting yang tidak diketahui oleh Key maupun Onew.

 

TBC




Last capter :
            “aniya...! ini semua tidak benarkan? Apa kalian semua sedang bercanda? Andwe! Andweyo! Bagaimana bisa aku tidak tahu tentang semua ini? Appo! Jeongmal neomu-neomu appeunda! Eomma..? Appa...?Halemoni.. Haraboji katakan bahwa ini semua hanya mimpi katakan bahwa semua ini hanya candaan semata! Mengapa? Mengapa? Kalian semua melakukan ini kepadaku? Hatiku sakit seperti disayat oleh ribuan pisau. Jantungku rasanya seperti dihujam ribuan jarum. Appo, jeongmal neomu-neomu appoyo!. Hyung-ah saranghae! Jeongmal neomu-neomu saranghae! Aku tidak ingin kau bersama dengan yeoja itu! Apalagi melihatmu menikah dengannya! Hatiku hancur dan hidupku akan mati saat itu juga! Aku tahu ini salah!, aku tahu ini tabu! Tapi bolehkah aku berharap kepada Tuhan yang telah menghadirkan perasaan ini di antara kita? Aku ingin kau tetap dsisiku dan juga mencintaiku seperti aku mencintaimu! hyung-ah saranghae! Sekalipun aku harus menentang eomma,appa,halemoni,haraboji dan seluruh keluarga Kim aku tidak takut! bahkan jika aku ditendang dari keluarga kim pun aku tidak perduli! Asalkan pada akhirnya kau mencintaiku!” jerit batin Key pilu.

1 komentar:

FF MY LOVE AND MY OPPA SARANGHAEYO!

MY LOVE AND MY OPPA BY: 이 진 윤 GENER : Romance, Comeddy, And all Tokoh : Ø   Kahezaya Ryuugo (Ryuu) ...